Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Upal saat Ramadan dan Lebaran

Ahmad Antoni ยท Minggu, 10 April 2022 - 12:40:00 WIB
Polda Jateng Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Upal saat Ramadan dan Lebaran
Polda Jateng mrngimbau masyarakat waspada dan berhati-hati saat menukar uang atau bertransaksi jual beli secara tunai. (IST)

1. Dilihat

Lihatlah perubahan warna pada benang pengaman dan perisai logo Bank Indonesia pada pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Temukan juga perubahan warna angka pada pecahan Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, dan Rp10.000.

Misal warga masyarakat tidak menemukannya, patut dicurigai bahwa itu uang palsu.

2. Diraba

Pada uang asli, masyarakat akan merasakan tekstur yang kasar pada gambar utama, gambar lambang negara, dan angka nominal huruf terbilang. Tekstur kasar juga ada di frasa "NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA" dan frasa "BANK INDONESIA".

3. Diterawang

Arahkan uang pada cahaya. Pada pecahan tertentu, uang asli akan memunculkan gambar ornamen dan gambar pahlawan. Selain itu, masyarakat juga akan menemukan logo Bank Indonesia yang utuh.

Dia memberikan beberapa tips agar masyarakat saat bertransaksi aman dari uang palsu. "Pertama, lakukanlah transaksi di tempat yang memiliki cukup cahaya. Kemudian, pastikan melakukan penukaran uang di tempat yang resmi," ujarnya. 

Terakhir, lanjut dia, masyarakat diminta memaksimalkan melakukan transaksi secara non-tunai. "Apabila ada kecurigaan uang yang diterima adalah uang palsu, masyarakat jangan ragu menolak serta meminta ganti dengan uang yang lain," katanya. 

Namun apabila warga masyarakat sudah telanjur menerima, dia mengimbau agar uang yang diduga palsu tetap simpan dan jangan digunakan.

"Selanjutnya warga agar segera lapor  ke kantor polisi terdekat atau meminta klarifikasi ke bank atau langsung ke kantor Bank Indonesia terdekat,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: