Polres Pekalongan Dapat Dana Hibah Rp4,3 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2020

Suryono Sukarno ยท Selasa, 18 Februari 2020 - 02:15 WIB
Polres Pekalongan Dapat Dana Hibah Rp4,3 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2020
Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) disaksikan Bupati Asip Kholbihi seusai upacara bendera bersama di Lapangan Mapolres Pekalongan, Senin (17/2/2020). (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.idPolres Pekalongan menerima dana hibah sebesar Rp4,3 miliar untuk pengamanan Pilkada serentak 2020 dari Pemkab Pekalongan. Dana hibah tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar proses demokrasi lima tahunan berlangsung aman dan kondusif.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menjelaskan, Pemkab Pekalongan berusaha semaksimal mungkin dalam menunjang serta menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2020. Salah satunya dengan memberikan anggaran keamanan ke Polres Pekalongan. 

“Jajaran Polres Pekalongan mendapatkan anggaran sebesar Rp4,3 miliar untuk pengamanan pelaksanaan pengamanan pemilihan bupati (Pilbup) Pekalongan. Saya harapkan bisa dimanfaatkan untuk melaksanaan rangkaian pengamanan hingga selesai," kata Bupati, Senin (17/2/2020).  

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko berjanji akan berusaha maksimal memanfaatkan dan menggunakan anggaran tersebut. Harapannya, Pilkada Pekalongan 2020 yang digelar 23 September mendatang akan berjalan sesuai harapan, yakni aman, tertib, dan kondusif.

Menurut Kapolres, pengamanan pilkada akan dilakukan bertahap, yakni sebelum pilkada berlangsung seperti masa penetapan calon. Kemudian pada saat masa kampanye, tahap pemilihan, pencoblosan dan setelah pencoblosan serta pelantikan.

“Untuk personel kami akan menurunkan lebih kurang 400 personel dan paling banyak nanti pada saat pencoblosan. Selain personel dari Polres Pekalongan, rencananya juga akan melibatkan anggota dari jajaran kepolisian tetangga Kabupaten Pekalongan serta Brimob," ujar Kapolres. 

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, pemilihan kepala daerah merupakan alah satu bentuk kegiatan untuk menguji kualitas di daerah. “Untuk itu, kami berharap pelaksanaan pilkada nanti bisa terselenggara secara profesional yakni aman dan kondusif," kata Dandim. 


Editor : Kastolani Marzuki