Polres Sleman Tangkap 7 Pengedar Obat Terlarang, Salah Satunya Mantan Petinju Amatir

Kuntadi ยท Rabu, 05 Februari 2020 - 09:21 WIB
Polres Sleman Tangkap 7 Pengedar Obat Terlarang, Salah Satunya Mantan Petinju Amatir
Ketujuh tersangka pengedar obat terlarang saat ekspose di Mapolres Sleman, Selasa (4/2/2020). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

SLEMAN, iNews.id – Satresnarkoba Polres Sleman menangkap tujuh pengedar obat-obatan terlarang. Salah satu pelaku yakni berinisial YP, mantan petinju amatir.  

Kasat Reserse Narkoba Polres Sleman AKP Andhyka Doni Hendrawan mengatakan, dalam pengungakapan tersebut turut diamankan barang bukti 9.594 pil thirexyphenidyl, pil riklona dan psikotropika. 

“Ada tujuh orang pengedar yang kami amankan, termasuk seorang mantan petinju amatir,” ujar Andhyka di Mapolres Sleman, Selasa (4/2/2020).

Dia mengungkapkan, YP ditangkap bersama dua tersangka lain masing-masing A dan EC di Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Sementara keempat tersangka lain yakni ES, RS, RC dan RW diamankan di wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. 

“Mereka bertransaksi lewat medsos kemudian mengirim paket melalui jasa ekspedisi,” katanya.

Menurutnya, obat terlarang ini mereka edarkan di wilayah Yogyakarta dan Sleman. Setiap plastik berisi 10 butir dijual seharga Rp35.000. Target penjualan obat terlarang ini menyasar kalangan ekonomi bawah, remaja, mahasiswa dan pelajar.

Pengakuan YP, dia nekat menjual obat-obatan tersebut karena alasan ekonomi. Dia merupakan atlet tinju amatir dari tahun 1994 hingga tahun 2000. Setelah itu dia bekerja sebagai satpam. “Uangnya untuk sehari-hari. Saya bekerja sebagai securiti,” kata YP.

Atas perbuatannya, ketujuh pelaku dijerat dengan Pasal 196 UU Kesehatan dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. Kemudian Pasal 197 UU Kesehatan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.


Editor : Donald Karouw