Protes Datanya Dihapus dari Bansos, Sejumlah Orang di Rembang Ricuh di Balai Desa

Musyafa ยท Minggu, 17 Mei 2020 - 14:35 WIB
Protes Datanya Dihapus dari Bansos, Sejumlah Orang di Rembang Ricuh di Balai Desa
Tangkapan layar warga ricuh di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada Sabtu (16/5/2020).

REMBANG, iNews.id - Kericuhan terjadi di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (16/5/2020). Kejadian itu diduga karena protes warga atas masalah data penerima bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Dari video amatir yang diterima iNews, warga terlihat membanting kursi balai desa hingga hancur. Beruntung tidak ada korban dalam kerusuhan tersebut.

Kepala Desa Sumberejo Suyanto mengatakan, saat itu akan digelar acara musyawarah desa (musdes). Tiba-tiba datang enam orang yang mempertanyakan data lama calon penerima bantuan sosial (bansos) Covid 19 justru belakangan ini dihapus. Pihak desa pun menyampaikan, mereka termasuk keluarga mampu sehingga tidak berhak menerima bansos. Saat terjadi adu argumen, tiba-tiba seorang warga membanting kursi.

Suyanto menjelaskan, bahkan keenam warga yang protes tersebut memiliki mobil. Salah satu di antaranya berstatus pegawai negeri sipil. Padahal ada warga lain yang lebih membutuhkan.

"Bukan saya pribadi yang menghapus data. Tapi kami bersama tim melakukan pengecekan kembali. Tahu-tahu yang PNS guru SD itu adu argumen," kata Suyanto, Minggu (17/5/2020).

Salah stu warga yang protes Mino pun akhirnya didatangi pihak desa. Diketahui, Mino memiliki satu mobil dan dua unit dump truk.

"Kami serahkan masalah ini ke polisi, biar hukum yang memproses," ucapnya.

Kasus protes bansos Covid-19 yang berujung pengrusakan kursi balai desa masih ditangani aparat Polres Rembang. Hingga Minggu (17/5/2020) siang, polisi masih meminta keterangan tujuh orang saksi.


Editor : Nani Suherni