Ratusan Pemudik dari Bali Masuki Grobogan, Petugas Hanya Cek KTP dan Surat Jalan

Rustaman Nusantara ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 08:29 WIB
Ratusan Pemudik dari Bali Masuki Grobogan, Petugas Hanya Cek KTP dan Surat Jalan
Pemudik dari Bali diperiksa di rest area Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (12/5/2020). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Lebaran kurang 10 hari lagi, jalur Grobogan-Solo, Jawa Tengah (Jateng) mulai dibanjiri pemudik. Petugas tidak meminta bus dan travel pengangkut pemudik balik kanan, namun hanya memeriksa kartu identitas serta surat jalan dari tempat pemudik bekerja.

Satu persatu pemudik yang tiba di lokasi pemantauan rest area Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Grobogan diperiksa pada Selasa (12/5/2020). Petugas terlebih dahulu memeriksa kartu tanda penduduk (KTP), kemudian surat jalan dari tempat kerja para pemudik.

Selain penumpang dari Jabodetabek, petugas juga menemukan beberapa penumpang dari Bali. Petugas gabungan tidak meminta mereka untuk kembali ke Bali. Mereka hanya diperiksa suhu tubuh dan disemprot disinfektan.

Dalam pemeriksaan ini tidak ditemukan pemudik yang memiliki suhu tubuh di atas 37 derajat celcius. Petugas mengimbau agar mereka tetap mematuhi protokol kesehatan sesampainya di rumah.

Pemudik asal Salatiga Riyadi mengaku sebelum berangkat, rombongan telah menjalani pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu di terminal Bali. Riyadi mengaku pekerjaannya di Bali sudah selesai sehingga harus pulang.

"Saya di Bali kerja di proyek pak, sudah dua bulan. Tapi proyek kan sudah selesai," ucap Riyadi, Selasa (12/5/2020).

Sementara, pemudik asal Grobogan Didik Kurniawan yang mudik bersama anak dan istri ini sempat cemas jika tidak bisa pulang kampung. Seluruh pekerjaan proyek di Bali sudah selesai. Padahal biaya untuk kos juga sudah habis.

"Mau gimana kali ya tetap harus pulang, di sana (Bali) sudah enggak ada kerjaan," kata Didik.

Dalam pemeriksaan, petugas tidak menemukan penumpang tanpa KTP dan surat jalan, sehingga mereka di perbolehkan melanjutkan perjalanan. Namun, jika ditemukan penumpang yang melanggar, petugas terpaksa akan mengembalikan penumpang ke Bali.


Editor : Nani Suherni