Reaksi Wali Kota Solo dan Gibran atas Desakan Pilkada Ditunda

Sindonews, Ary Wahyu Wibowo · Senin, 21 September 2020 - 17:45:00 WIB
Reaksi Wali Kota Solo dan Gibran atas Desakan Pilkada Ditunda
Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyampaikan soal rekomendasi DPP PDIP untuk cawali-cawawali Pilkada Solo 2020 di Loji Gandrung, Solo, Jumat (17/7/2020). (Foto: Solopos/Nicolous Irawan)

SOLO, iNews.id - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal pelaksanakan Pilkada Solo. Hal ini menyusul desakan penundaan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Rudy mengatakan, dirinya tidak memiliki kewenangan memutuskan penundaan Pilkada 2020. Dia hanya berharap Pilkada 2020 tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Sehingga penerapan protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

“Sterilisasi TPS, petugas harus betul-betul tidak positif Covid-19. Undangan harus diatur waktunya agar tidak ada kerumuman massa. Alat pencoblosan pun, harus aman dan jangan sampai menjadi menjadi penyebaran Covid-19,” kata Rudy, Senin (21/9/2020).

Sementara itu, calon Wali Kota Solo dari PDIP Gibran Rakabuming Raka menyerahkan sepenuhnya kepada KPU terkait kemungkinan penundaan Pilkada Serentak 2020.

“Saya mengikuti keputusannya KPU saja,” kata Gibran.

Menurut Gibran, jika pilkada ditunda, hal itu tidak mempengaruhi kampanye. Dia siap menyesuaikan, hal itu tidak masalah. Gibran menegaskan, pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa selalu berkomitmen setiap kampanye selalu menjaga protokol kesehatan.

Editor : Nani Suherni