Ribuan Ikan Mabuk dan Mati Mendadak di Sungai Serayu, Ini Penjelasan DLH Banyumas

Antara ยท Kamis, 07 April 2022 - 15:26:00 WIB
Ribuan Ikan Mabuk dan Mati Mendadak di Sungai Serayu, Ini Penjelasan DLH Banyumas
Petugas DLH Kabupaten Banyumas, Kamis (7/4/2022) mengambil sampel air Sungai Serayu yang akan diuji untuk mengetahui penyebab kematian ribuan ikan. (Antara/HO-DLH Banyumas)

PURWOKERTO, iNews.id Ribuan ikan mabuk dan mati kembali terjadi di Sungai Serayu. Merespons kejadian itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO).

"Pada Kamis 7/4) ini kami kembali mendapat informasi jika ada ribuan ikan yang mabuk dan mati mendadak di Sungai Serayu. Pekan lalu juga ada kejadian serupa di Sungai Serayu," kata Kepala DLH Kabupaten Banyumas Junaidi, Kamis (7/4/2022).

Saat kejadian pertama pada hari Jumat (1/4) hingga Sabtu (2/4), kata dia, pihaknya melakukan pengecekan terhadap air Sungai Serayu guna mengetahui penyebab ikan-ikan tersebut mabuk dan akhirnya mati.

Dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sampel air yang diambil dari Sungai Serayu diketahui kadar padatan tersuspensinya melebihi baku mutu atau ambang batas.

Kemudian, kadar chemical oxygen demand (COD) juga melebihi baku mutu, kadar oksigen terlarut sangat rendah, kadar nitrat melebihi baku mutu, kadar amoniak melebihi baku mutu, dan kekeruhan air sungainya juga cukup tinggi.

"Jadi, banyaknya ikan yang mati atau mabuk di Sungai Serayu itu dimungkinkan karena tingginya kandungan padatan tersuspensi atau lumpur dan menurunnya kadar oksigen," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sampel air tersebut, pihaknya belum mendapat data terkait kemungkinan adanya dugaan pencemaran dari kegiatan usaha.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: