DEMAK, iNews.id - Ribuan korban terdampak banjir di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) masih bertahan di lokasi pengungsian. Warga belum kembali ke rumahnya masing-masing karena masih ada wilayah yang tergenang.
Lokasi pengungsian berada di kantor kecamatan, sekolah-sekolah hingga di masjid. Camat Guntur Ali Mahbub mengatakan ada sekitar 4.000 warga yang masih mengungsi.
"Masih ada yang mengungsi," kata Ali, Jumat (11/1/2020).
BACA JUGA:
Banjir Rendam Ribuan Rumah di Demak akibat Tanggul Sungai Tuntang Jebol
Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Brebes akibat Hujan Deras
Dia mengatakan masih ada juga warga yang masih enggan mengungsi. Meski demikian, Ali dan jajarannya tetap mengunjungi warga yang bertahan untuk memberikan bantuan pakaian dan makanan.
"Kita tetap cukupi kebutuhan mereka," ucapnya.
Sementara itu, tanggul Sungai Tuntang yang jebol masih belum diperbaiki. Intensitas hujan masih cukup tinggi menyebabkan warga khawatir.
"Sudah dua hari di pengungsian, belum pulang," kata salah satu pengungsi Zumrotun.
Zomrotun mengaku akan mengecek kondisi rumanya sore nanti. Dia berharap genangan sudah mulai surut.
"Nanti sore coba dicek lagi," kata dia.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq