Sebulan Banjir di Pekalongan, Warga Andalkan Perahu untuk Beraktivitas
PEKALONGAN, iNews.id – Banjir satu meter masih merendam seluruh akses dan rumah di Kelurahan Pekuncen, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Banyak warga meninggalkan rumahnya untuk mengungsi.
Warga mengandalkan rakit atau perahu untuk ativitas sehari- hari dan menengok kondisi rumahnya karena jalan tidak bisa dilewati oleh sepeda motor dan mobil, jalan kaki tidak memungkinkan karena air sedada dan sudah kotor.
Sejumlah warga yang masih bertahan di rumah mengaku sangat kesulitan dan tidak nyaman dengan kondisi banjir yang terus merendam hampir sebulan ini Rumah dan seluruh harta benda sudah terendam tak ada yang bisa diselamatkan
“Guna meringankan beban korban banjir, bantuan untuk korban banjir terus berdatangan dari berbagai pihak. Mereka mendatangi lokasi banjir dan dapur umum untuk memberikan bantuan,” kata Ketua Persatuan Simbolon Boru Pekalongan-Pemalang, Lindung Simbolon, Minggu (21/2/2021).
Ribuan warga hingga kini menempati sekitar 45 tempat pengungsian seperti masjid. Mushola. sekolahan, gudang dan tempat lainnya.
“Kondisi mereka terpaksa berdesakan tak ada penyekat pengungsi banyak yang menderita diare terutama bayi dan balita juga para manula,” kata Ketua RW 8 Pekuncen Wiradesa, Harnik.
Menurutnya, korban banjir sangat membutuhkan obat- obatan, minyak angin, saleb gatal- gatal, popok bayi dan manula , makanan tambahan balita dan anak- anak juga susu bayi masih sangat minim.
Editor: Ahmad Antoni