Sekolah di Banyumas Bisa Ajukan Belajar Tatap Muka, Syaratnya Orang Tua Wali Sepakat

Antara ยท Senin, 31 Agustus 2020 - 12:43 WIB
Sekolah di Banyumas Bisa Ajukan Belajar Tatap Muka, Syaratnya Orang Tua Wali Sepakat
Bupati Banyumas Achmaf Husein saat berbincang dengan warga dan perawat yg dinyatakan sembuh dari Covid 19 (Foto: Istimewa)

PUWOKERTO, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengizinkan di bawah Dinas Pendidikan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka. Bagi sekolah yang mengelar belajar tatap muka harus mengantongi izin dari orang tua wali.

"Hari ini (31/8/2020) sudah mulai dibuka pendaftaran bagi sekolah-sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka," kata Bupati Banyumas Achmad Husein, Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan persyaratan yang harus dipenuhi sekolah untuk melaksanakan KBM tatap muka di antaranya izin dari orang tua murid, jumlah siswa dalam satu kelas maksimal 10 anak, serta menyediakan tempat untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun di setiap ruang kelas. Setiap siswa saat masuk sekolah dan ketika hendak pulang wajib mencuci tangan mereka.

"Pihak sekolah juga tetap memberikan materi pembelajaran jarak jauh atau daring bagi siswa yang tidak diizinkan orang tuanya untuk mengikuti KBM tatap muka," katanya.

Achmad Husein mengatakan pada hari Selasa (1/9/2020) akan menggelar simulasi di sekolah yang sudah siap melaksanakan KBM tatap muka. Dia menargetkan pada hari Senin (7/9/2020) sudah ada sekolah yang menggelar KBM tatap muka.

"Besok (1/9/2020) akan saya lihat. Saya minta ada 10 murid SD-SMP yang sudah siap, dia harus berangkat dari rumah bagaimana, di perjalanan bagaimana, sampai sekolah bagaimana, dan seterusnya. Kegiatan dari awal sampai akhir harus saya lihat," katanya.

Dia mengizinkan sekolah kembali menyelenggarakan KBM secara tatap muka karena rasio positif kasus Covid-19 di Kabupaten Banyumas saat ini sudah 2,44 persen, sedangkan reproduksi efektifnya pada garis atas di angka 0,75 dan garis bawah di angka 0,44.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Irawati mengatakan pihaknya bersama Dinas Kesehatan akan segera menyosialisasikan kebijakan KBM tatap muka di sekolah-sekolah.

"Hari ini (31/8/2020) belum ada sekolah yang mendaftar, kami dan Dinas Kesehatan baru melakukan sosialisasi," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan KBM tatap muka tersebut akan mengacu pada Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri (SKB Empat Menteri). Salah satu poin dalam SKB Empat Menteri yakni sekolah diberi fleksibilitas untuk memilih kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran siswa.

"Nantinya kurikulumnya akan disesuaikan sehingga tidak ada jam istirahat untuk menghindari terjadinya kerumuman siswa," katanya.


Editor : Nani Suherni