Sering Diejek Bapaknya Mirip Ganjar, Pelajar SMK Nekat Sepedaan Banyumas-Semarang

Ahmad Antoni ยท Senin, 20 Juli 2020 - 11:27 WIB
Sering Diejek Bapaknya Mirip Ganjar, Pelajar SMK Nekat Sepedaan Banyumas-Semarang
Aris saat bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/7/2020). (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Seorang pelajar SMK di Purwokerto, Kabupten Banyumas, nekat bersepeda dari rumahnya ke Semarang dengan menempuh jarak 192 kilometer (km). Dia ingin bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Alasan Aris Setyawan melakukan aksi nekatnya itu tak biasa. Dia hanya ingin membuktikan kebenaran Ganjar memang mirip dengan bapaknya. Pasalnya, teman-teman sekampung sering mengejek sambil bercanda, ayahnya mirip dengan Gubernur Jateng.

Aris mengaku berangkat dari rumahnya pada hari Jumat lalu (17/7/2020). Dia baru sampai di Semarang Senin (20/7/2020) pagi. Aris kemudian ditemui Ganjar di lobi Kantor Gubernur Jateng, sebelum dia memulai aktivitasnya di kantor.

"Kamu to yang sepedaan, nekat sekali. Berapa hari kamu sampai sini. Sehat kan?," sapa Ganjar kepada Aris.

Aris tak mampu menahan air matanya saat bertemu dengan orang nomor satu di Jateng. Dia langsung mengeluarkan handphone dari tasnya dan langsung video call dengan bapaknya.

Di ujung telepon itu, tampak sesosok lelaki paruh baya yang menyapa Ganjar dan Aris. Sekilas, bapak itu memang mirip dengan Ganjar, apalagi rambutnya juga sama-sama putih.

"Ini bapak saya pak, kata teman-teman mirip pak Ganjar. Makanya saya datang ke sini pengen ketemu bapak," kata Aris.

Aris saat bertemu Gubernur Ganjar Pranowo di halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/7/2020). (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)
Aris saat bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (20/7/2020). (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

Ganjar pun menyapa bapak Aris. Dia mengatakan Aris sudah sampai di Semarang dengan selamat.

"Jarene bapak mirip kulo (katanya bapak mirip saya), tapi mung rambute tok (tapi cuma rambutnya saja)," ujar Ganjar bercanda.

Aris mengatakan, penasaran dengan ucapan teman-temannya di kampung. Mereka selalu mengejek bapaknya mirip dengan Ganjar.

"Pengen melihat langsung pak Ganjar, soalnya penasaran apa benar mirip dengan bapak. Alhamdulillah bisa ketemu, rasanya seneng sekali," kata dia.

Aris mengatakan nekat sepedaan dari Banyumas ke Semarang pada Jumat (17/7). Jalur yang dipilihnya yakni lewat Wonosobo, Temanggung, Kendal dan Semarang.

Banyak suka duka yang dialaminya. Dia sempat kesasar saat masuk ke Kendal. Dia yang kebingungan kemudian bertanya pada banyak orang.

"Alhamdulillah sampai sini dan ketemu pak Ganjar. Seneng sekali saya, pak Ganjar orangnya sangat ramah," katanya.

Sementara Ganjar mengatakan, tidak tahu ada anak SMK yang nekat bersepeda hanya karena ingin bertemu dengannya. Ketika diberitahu, dia langsung ingin menemui anak tersebut.

"Ternyata dia ingin bertemu saya. Ya mungkin itu bisa membuat semangat dia untuk terus belajar dan berjuang. Makanya saya seneng menemuinya," kata Ganjar.

Menurutnya, perjalanan dari Banyumas ke Semarang dengan gowes tentu bukanlah perkara gampang. Ada banyak rintangan yang dihadapi dan itu pasti menjadi pengalaman hidup yang luar biasa.

"Ini visualisasi keinginan anak. Kalau itu bisa kita dampingi, maka anak akan punya cita-cita dan serius dalam menggapainya. Insyaalah dia anak hebat, yang berani dan memiliki kemauan tinggi," katanya.

Ganjar memberikan bingkisan berupa kaos dan buku kepada Aris. Dia juga memberikan uang saku bagi Aris untuk perjalanan pulang ke rumah. 


Editor : Maria Christina