Siswi SMK Ini Nyaris Tewas Usai Dibegal Teman Sendiri di Boyolali

Tata Rahmanta ยท Kamis, 20 September 2018 - 16:30:00 WIB
Siswi SMK Ini Nyaris Tewas Usai Dibegal Teman Sendiri di Boyolali
Lusia Intan Wijayaningsih harus mendapat perawatan intensif setelah dibegal teman sendiri di Boyolali, Jateng. (Foto: iNews.id/Tata Rahmanta)

BOYOLALI, iNews.id – Lusia Intan Wijayangingsih (16) salah satu siswi SMK di Klaten, Jawa Tengah, berhasil lolos dari maut setelah dibegal temannya sendiri.

Warga Desa Ngawen, Kabupaten Klaten itu selamat setelah berpura-pura mati setelah ditusuk pelaku. Saat ini, korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat sejumlah luka yang dideritanya. Korban juga kehilangan sepeda motor akibat dirampas pelaku yang tak lain teman sendiri.

Ditemui di Rumah Sakit Umum (RSUD) Pandanarang, Boyolali, Lusia menuturkan, peristiwa tersebut saat dirinya dan pelaku hendak pulang ke rumah seusai mendaki Gunung Slamet di Purbalingga, Senin (17/9/2018) lalu. Dalam perjalanan pulang sampai di Boyolali, hari sudah gelap. Korban sempat curiga karena tidak langsung diantar ke rumah namun diajak berputar-putar melalui jalan kampung.

Tepat di belakang Perumahan Galih Asri, Mojosongo yang lokasinya sepi, kemudian korban diturunkan dan dianiaya dengan cara dicekik ditusuk pisau dan dipukul. “Saya bener-bener sudah lemes. Saya nunggu dia (pelaku) nyalain motor saya terus kabur. Setelah itu, saya telepon ke rumah,” kata Lusia di Bangsal Binahong 2C RSUD Pandanarang, Kamis (20/9/2018).


Pelaku begal terhadap teman sendiri, Bagas ditangkap Polsek Mojosongo, Boyolali. (Foto: iNews.id)

Lusia mengalami sejumlah luka di bagian tangan dan kaki akibat sayatan pisau. Selain itu, bagian wajah korban penuh dengan luka lebam akibat pukulan benda tumpul. Menurut Lusia, luka-lukanya itu didapatkan setelah korban dianiaya dengan cara dicekik, dipukul, dan disayat menggunakan pisau pada bagian tangan dan kaki, bahkan pelaku yang tidak lain adalah rekan korban sesama pendaki gunung sempat menusuk perut korban namun lantaran korban melawan tusukan meleset. “Saya sudah tidak merasakan apa-apa, apalagi di bagian muka. Saya dipukul entah pakai batu atau kayu. Perut saya juga nyaris ditusuk,” ucapnya.

Kapolsek Mojosongo, AKP Joko Winarno mengaku sudah menerima laporan tindak pencurian dengan kekerasan yang dialami korban. Dari laporan tersebut, jajarannya langsung menyelidiki dan mengejar pelaku. “Setelah melakukan penyelidikan dan pengejaran, kita berhasil menangkap pelaku, yakni Bagas, warga Ampel, Boyolali. Pelaku kita tangkap di wilayah Magelang,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: