Soal Kades Hilang, Kapolres Banjarnegara: Ditemukan di Pesantren, Motif Masalah Pribadi

Elis Novit ยท Jumat, 29 November 2019 - 14:43 WIB
Soal Kades Hilang, Kapolres Banjarnegara: Ditemukan di Pesantren, Motif Masalah Pribadi
Kepala Desa Batur terpilih Ahmad Fauzi (39) saat berada di Mapolres Banjarnegara, Jumat (29/11/2019). (Foto: iNews/Elis Novit)

BANJARNEGARA, iNews.id – Kepala Desa Batur terpilih Ahmad Fauzi (39) yang menghilang selama kurang lebih tiga minggu dan menyita perhatian publik akhirnya ditemukan. Selama ini beliau berada dalam salah satu pondok pesantren di wilayah Salatiga, Jawa Tengah.

Kapolres Banjarnegara AKBP Aris Yudha Legawa mengatakan, yang bersangkutan ditemukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan. Setelah dipastikan berada di Salatiga, Fauzi dijemput untuk dibawa ke Polres Banjarnegara.

“Ini akhir dari apa yang sudah kami lakukan. Diawali dari laporan polisi yang dibuat istri Pak Fauzi. Kemudian unit reskrim melakukan penyelidikan hingga menemukan dan membawanya ke sini tadi pagi dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya, Jumat (29/11/2019).

BACA JUGA: Kades Terpilih yang Hilang Telah Ditemukan, Kondisinya Aman di Polres Banjarnegara

Untuk motifnya, Aris menyebut jika ada masalah pribadi yang harus diselesaikan Fauzi dengan seksama secara fokus sambil menenangkan diri.

“Alasan ini yang membuatnya mendatangi pesantren,” katanya.

Sementara itu, kades terpilih Ahmad Fauzi meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Batu. Terlebih khusus kepada bupati, kapolres dan semua pihak lainnya.

“Saya akui kondisi saya labil hingga lost kontak dengan keluarga. Tidak ada maksud dan tujuan apapun. Tidak ada yang perlu disalahkan. Ini murni masalah pribadi saya dan tak ada kaitan dengan siapapum. Hari-hari terakhir ini saya berkunjung ke tempat teman di Salatiga (pesantren),” ujar Fauzi.

Saat ini, Fauzi tinggal menyelesaikan administrasi dan akan melakukan tes urine di Mapolres Banjarnegara. Setelahnya, dia akan kembali pulang ke rumahnya di Desa Banjar untuk berkumpul kembali bersama keluarga.


Editor : Donald Karouw