Soto Bebek Khas Pekalongan, Ada Kriuk dari Tulang yang Digoreng

Suryono Sukarno · Senin, 07 Juni 2021 - 09:15:00 WIB
Soto Bebek Khas Pekalongan, Ada Kriuk dari Tulang yang Digoreng
Soto bebek khas Pekalongan yang memiliki rasa gurih bercampur pedas, dan sedikit asam. Foto: iNews/Suryono Sukarno.

PEKALONGAN, iNews.id - Soto bebek khas Pekalongan merupakan kuliner yang enak dan gurih. Kelezatannya banyak diburu pelanggan karena ada kriuk dari tulang yang digoreng garing. 

Soto bebek disajikan menggunakan mangkom, mie putih, tauge, daging bebek disuwir kecil-kecil dan ditambah  bumbu  tauco. Penikmat kuliner ini bisa menambah sambal jika suka pedas, dan lontong atau nasi sesuai selera. Para penikmat menjadi pelanggan setia karena rasanya beda dengan soto yang lain. 

“Sensasi kriuk dari tulang goreng kering, membuat kenikmatan tersendiri, disamping kuah soto segar serta daging yang empuk,” kata Edi, penikmat kuliner soto bebek. 

Soto bebek yang lezat bisa dicicipi di warung makan yang berlokasi di jalan raya Desa Gejlik, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Warung soto bebek ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga malam. 

Harganya juga cukup terjangkau karena satu porsi dibanderol Rp11.000. Jika ditambah dengan lontong dan es jeruk, cukup merogok kocek Rp16.000 maka perut sudah kenyang. Kuliner ini cocok dinikmati ketika masih panas. Setelah makan, badan langsung  berkeringat dan diyakini bakal menambah stamina. 

“Rasa gurih bercampur pedas, dan sedikit asam yang berasal dari tuco, menambah kenikmatan masakan,” kata Istiqomah, penjual soto bebek. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: