Sri Sultan HB X: Yogyakarta Belum Terapkan Pembatasan Trasportasi

Kuntadi ยท Selasa, 07 April 2020 - 11:57 WIB
Sri Sultan HB X: Yogyakarta Belum Terapkan Pembatasan Trasportasi
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X (Foto: Pemda DIY)

YOGYAKARTA, iNews.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengu Buwono X hingga kini belum mengambil keputusan untuk membatasi transportasi di wilayahnya. Sri Sultan menegaskan, Yogyakarta sebelumnya sudah mengambil langkah osilasi mandiri tingkat desa.

"Sampai sekarang kami belum membatasi (transportasi) itu, tapi jauh sebelum Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikeluarkan, kami sudah melakukan isolasi diri tingkat desa sudah 2 minggu," ujar Sri Sultan saat wawancara langsung dengan tim iNews TV, Selasa (7/4/2020).

Dia melanjutkan, selama dua minggu tersebut masyakarat di desa sudah mulai mendata para pemudik. Sehingga sejauh ini masyarakat dinilai mampu mengontrol tanpa adanya kebijakan PSBB. Saat ini juga, dia telah mengelurkan instruksi bagi pendatang soal isolas mandiri selama 14 hari.

"Pendatang bisa kita deteksi, pendatang harus isolasi sendiri diri rumahnya. Kalau dia kurang sehat untuk datang ke klinik atau puskesmas terdekat," ujarnya.

Sri Sulta juga menuturkan, Kementerian Kesehatan RI telah menunjuk 4 rumah sakit rujukan Covid-19. Namun, Pemda DIY menambah menjadi 25 rumah sakita.

Berikut ini daftar rumah sakit rujukan Penanggulangan Covid-19 di DIY;

1. Kota Yogyakarta
RSUD Kota Yogyakarta
RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
RS Panti Rapih
RS Bethesda
RS Pratama
RS Siloam
RS DKT Dr Soetarto.

2. Kabupaten Sleman
RSUP Dr. Sardjito
RSUD Sleman
RSUD Prambanan
RS JIH, RS Panti Rini
RS Sakina Idaman
RS PKU Muhammadiyah Gamping
RS Bhayangkara
RSA UGM
RS Hermina

3. Kabupaten Bantul
RSUD Panembahan Senopati
RSPAU Dr Hardjolukito
RS Santa Elizabeth
RS PKU Muhammadiyah Bantul

4. Kabupaten Gunungkidul
RSUD Wonosari
RS Panti Rahayu

5. Kabupaten Kulonprogo
RSUD Wates
RSUD Nyi Ageng Serang


Editor : Nani Suherni