Sumbang Sayuran, Nenek Eni Dapat Acungan Jempol dari Ganjar Pranowo

Ahmad Antoni ยท Selasa, 16 Juni 2020 - 16:30 WIB
Sumbang Sayuran, Nenek Eni Dapat Acungan Jempol dari Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sidak ke Pasar Mangkang, Kota Semarang, Jumat (12/6/2020) pagi. (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

TEMANGGUNG, iNews.id - Aneka bahan kebutuhan pokok tergantung rapi di sebuah warung depan rumah salah satu warga Dusun Jetis, Desa Gambasan, Kabupaten Temanggung. Isinya bermacam-macam, ada beras, cabai, kacang panjang, terong, ikan asin, tempe dan tahu.

Uniknya, tak ada penjual di warung itu. Masyarakat yang mengambil aneka bahan makanan setiap hari, juga tidak ada yang membayar alias gratis. Syaratnya, hanya dua jenis makanan yang boleh diambil setiap harinya.

Pemandangan itu merupakan praktik program Jogo Tonggo di dusun Jetis Desa Gambasan. Sejak wabah Covid-19 melanda, warga berinisiatif membantu sesama. Mereka yang mampu diminta membantu, sementara yang tidak mampu dapat mengambil gratis.

"Di desa Gambasan ada enam warung seperti ini. Semuanya gratis karena untuk membantu masyarakat agar tidak kesusahan saat musibah corona," kata Kepala Desa Gambasan, Wahyu Cinto, Selasa (16/6/2020).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang hendak menghadiri beberapa kegiatan di Temanggung sengaja mampir untuk melihat program Jogo Tonggo masyarakat Jetis itu. Di sana, Ganjar bangga melihat praktik gotong royong antarawarga masih berjalan baik.

Kebanggaan Ganjar semakin membuncah saat bertemu dengan salah satu warga bernama Eni Lestari (56). Sebelum Ganjar datang, nenek Eni mengunjungi warung itu untuk menaruh aneka sayuran seperti kacang panjang, kol, tomat dan tauge.

Eni bukan orang kaya. Dia diketahui sering membantu jualan makanan di tetangganya, tak jauh dari lokasi. Kepada Ganjar, Eni mengatakan sengaja menyumbang agar masyarakat adem ayem.

"Kersane masyarakat adem ayem pak (biar masyarakat tenang pak). Meski kulo mampune bantu kacang panjang, tomat, kol lan tauge, tapi kulo ikhlas," kata Eni.

Jawaban itu langsung membuat terenyuh. Dia pun mengacungi dua jempolnya pada perempuan itu.

"Ini keren, Bu Eni mau membantu dengan ikhlas, meskipun dia hanya bekerja bantu-bantu. Ini nilai-nilai yang harus kita jaga dari masyarakat, nilai-nilai kemanusiaan yang menurut saya keren," kata Ganjar.

Tak hanya soal pangan, Ganjar juga menitipkan urusan kesehatan khususnya pada ibu hamil, menyusui dan balita, lansia dan penyandang disabilitas. Menurutnya, mereka semua adalah kelompok rentan yang harus mendapat perhatian.


Editor : Nani Suherni