Tanggul Sungai Meduri Jebol, Banjir Rob di Pekalongan Makin Parah

Suryono Sukarno ยท Kamis, 04 Juni 2020 - 00:30:00 WIB
Tanggul Sungai Meduri Jebol, Banjir Rob di Pekalongan Makin Parah
Warga Pekalongan Utara, Kota Pekalongan mengungsi akibat banjir rob yang semakin parah menyusul jebolnya tanggul sungai. (Foto: iNews/Suryono)

PEKALONGAN, iNews.id – Banjir rob di Kota Pekalongan semakin parah menyusul jebolnya tanggul Sungai Meduri akibat tidak kuat menahan derasnya arus, Rabu (3/6/2020). Bangunan tembok sisi timur rusak dan ambruk di beberapa titik sepanjang sekitar 200 meter. 

Jebolnya tanggul sungai itu mengakibatkan ratusan rumah di Dukuh Pasirsari, Kelurahan Pasir Kraton.

Warga Pasirsari, Rizqon mengatakan, kondisi tanggul sudah sangat rapuh sehingga mudah jebol. “Beberapa bagian tanggul hanya ditambal menggunakan karung pasir dan sebagiannya lagi sudah jebol. Akibatnya, air mengalir deras dari sungai ini ke permukiman warga,” katanya.

Dia menuturkan, jebolnya tanggul terjadi malam hari dan semakin besar karena tidak bisa ditanggulangi. “Tidak ada warga yang mengungsi, tapi warga butuh makanan siap saji dan obat-obatan,” katanya.

Menurut Rizqon, tanggul sungai itu sudah beberapa kali jebol, bahkan masyarakat sudah memperbaiki secara swadaya. “Warga juga sudah melaporkan ke pemerintah kota, tapi belum ada tanggapan,” ucapnya.

Sementara itu, tim relawan dan BPBD Kota Pekalongan sampai saat ini terus berupaya mengevakuasi warga yang terjebak banjir rob. Hingga Rabu malam ini, rob masih menggenengai ribuan rumah warga di Pekalongan Utara.

Hingga malam ini, tim BPBD dan warga masih berjibaku memperbaiki tanggul yang jebol dengan memasang karung pasir. Minimnya penerangan dan derasnya arus sungai menghambat perbaikan tanggul.


Editor : Kastolani Marzuki