Tempat Tidur Rumah Sakit Kudus Penuh, Pemprov Jateng Siap Turunkan RS Darurat

Ahmad Antoni ยท Rabu, 02 Juni 2021 - 16:54:00 WIB
Tempat Tidur Rumah Sakit Kudus Penuh, Pemprov Jateng Siap Turunkan RS Darurat
Gubernur Ganjar Pranowo mengecek penanganan Covid-19 di RS Mardi Rahayu, Kudus, Senin (31/5). (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur rumah sakit (RS) di Kudus sudah sangat tinggi hingga mendekati 100 persen. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun meminta Bupati Kudus HM Hartopo berupaya menambah tempat tidur baik ICU maupun isolasi di rumah sakit. 

"Saya sudah komunikasi dengan Bupati dan Kadinkesnya. Yang jelas persoalan yang harus diselesaikan di sana itu menambah tempat tidur. Itu sebenarnya ndak sulit, tinggal butuh mau saja. Tapi kalau nanti sulit betul, kami akan turunkan rumah sakit darurat," kata Ganjar usai mengikuti rapat dengan Kemenkes secara daring, Rabu (2/5/2021).

Terkait rumah sakit darurat itu, saat ini lanjut Ganjar sedang dilakukan assesment. Nantinya, keputusan apakah akan membuat rumah sakit darurat atau tidak, tergantung hasil assesment itu.

"Kalau harus membuat rumah sakit darurat, kita sudah siap. TNI/Polri sudah siap. SDM kita dorong, perawatnya dari PPNI dan dari kita sudah kita dorong, termasuk dokter dari Provinsi maupun IDI sudah disiapkan," katanya.

Meski begitu, Ganjar berharap Pemkab Kudus cepat melakukan tindakan-tindakan perbaikan. Bupati Kudus dan Kadinkes diminta bergerak cepat menambah tempat tidur di Kudus.

"Pengalaman saya waktu dulu mengalami kenaikan dan BOR tinggi, saya itu tinggal perintah saja ke rumah sakit. Kamu tambah ICU dan tempat tidur isolasi. Kalau ndak punya duit, pakai saja BLUD. Tidak ada yang tidak bisa, semuanya bisa. Ini hanya butuh mau dan strong leadership dari Bupati, agar langsung tunjuk, perintah dan lakukan. Ndak ada yang lain," ujar Ganjar.

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: