Terkenal Penghasil Tembakau, Petani Temanggung Diminta Tanam Bahan Pangan
TEMANGGUNG, iNews.id - Terkenal dengan hasil tembakau dan kopi, petani di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, diimbau memperbanyak tanaman pangan. Hal tersebut untuk cadangan pangan di tengah wabah virus corona (Covid-19).
Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan di tengah wabah Covid-19, kemungkinan bisa terjadi krisis ekonomi. Tentunya hal tersebut berakibat pada krisis cadangan pangan.
"Oleh karena itu Temanggung sebagai daerah agraris, saya mohon petani untuk memperbanyak tanaman pangan," katanya.
Dia menuturkan di sela-sela tembakau dan kopi, bisa diselingi tanaman pangan seperti jagung, ketela, singkong dan ubi. Walaupun krisis akibat Covid-19, masyarakat Temanggung nanti tidak kekurangan bahan pangan.
"Krisis Corona ini bisa berlangsung panjang, membuat ekonomi nasional sulit, membuat cadangan pangan sulit, sehingga jika petani kita menanam tanaman pangan, maka kita tetap akan mempunyai cadangan pangan meskipun kondisi krisis semakin sulit," katanya.
Dia menuturkan perlu analisis soal prediksi pertanian ke depan, sekarang masa awal menjelang tanam tembakau. Sebaiknya Dinas Pertanian mulai mengkampanyekan kepada masyarakat demi keamanan pangan ke depan.
"Akibat wabah Covid-19 alangkah baiknya petani selain menanam tembakau sebagai tanaman andalan, juga diselingi dengan tanaman pangan," ucapnya.
Khadziq menyampaikan kalau hal ini sampai tidak diantisipasi, nanti semuanya mengandalkan pangan dari pasar. Kalau masyarakat tidak mempunyai cadangan pangan sendiri, kata dia, sedangkan krisis semakin parah maka nanti dikhawatirkan akan kekurangan pangan.
"Oleh karena itu Dinas Pertanian menyarankan pada masyarakat selain tetap bertani tembakau, tanaman pangan harus disisipkan di tengah-tengah lahan mereka, sehingga cadangan pangan di kita tetap aman," katanya.
Editor: Nani Suherni