Tinggalkan Motor Lengkap dengan Helm, Warga Sragen Terjun ke Sungai Bengawan Solo

Ahmad Antoni ยท Rabu, 16 September 2020 - 09:03 WIB
Tinggalkan Motor Lengkap dengan Helm, Warga Sragen Terjun ke Sungai Bengawan Solo
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad korban tenggelam di sungai Bengawan Solo. (Foto: Dok Basarnas)

SRAGEN, iNews.id - Warga Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah (Jateng) bernama Wijayadi (30) nekat terjun ke Sungai Bengawan Solo, Senin (14/9/2020). Dia ditemukan tim SAR dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (16/9/2020)

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya menceritakan kronologi awal kejadian Senin (14/9) sekitar pukul 21.00 WIB saksi Yudi melintas di jembatan Sapen melihat 1 unit sepeda motor Nopol AD 4880 HA beserta pemiliknya .

"Setelah 30 menit kemudian pemilik motor tidak ada di jembatan Sapen hanya tinggal motor beserta helm, masker dan kunci motor kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gesi," kata Nur Yahya.

"Diduga korban sengaja melompat dari atas Jembatan Sapen hanyut tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo" ucapnya.

Sementara pihak keluarga menuturkan ada masalah ekonomi di rumah tangganya. Keluarga juga sudah berusaha mencari informasi ke beberapa kerabat namun tidak ditemukan.

Basarnas pun memberangkatkan 1 tim rescue Basarnas pos SAR Solo untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air.

"Operasi pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan metode penyisiran dengan menggunakan parahu karet," katanya.

"Korban berhasil ditemukan dalam posisi mengambang jarak dari kejadian kurang lebih 1 kilo meter tepatnya di Sapen Desa Tanggan Kecamatan Gesi Kabupaten Sragen dalam keadaan meniggal dunia," ucapnya lagi.


Editor : Nani Suherni