#UndipKokJahatSih Ramai di Medsos, Begini Tanggapan Warganet

Taufik Budi ยท Sabtu, 02 Mei 2020 - 23:03:00 WIB
#UndipKokJahatSih Ramai di Medsos, Begini Tanggapan Warganet
Ilustrasi media sosial. (Foto: Okezone)

SEMARANG, iNews.id - Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memprotes kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun pelajaran 2020/2021 yang digaungkan melalui media sosial (medsos). Tagar #UndipKokJahatSih dan #UndipNaikUKTLagi pun ramai menjadi perbincangan di dunia maya.

Tagar itu dilontarkan oleh BEM Undip melalui akun Twitter @BEMUndip_. Terdapat enam tuntutan yang disampaikan mereka di tengah pandemi Covid-19.

Berikut enam tuntutan penolakan kenaikan UKT Mahasiswa Baru tahun 2020:

1. Mengimbau Undip untuk melakukan dan membuat dokumen tertulis yang berisi mengenai kajian menyeluruh mengapa Undip saat ini harus menaikkan UKT-nya.

2. Mengimbau Undip untuk mencantumkan besaran Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dalam penentuan besaran UKT.

3. Memberikan transparansi mengenai pengelolaan pendanaan Undip sesuai Pasal 7 ayat (1) Peraturan Rektor Nomor 19 Tahun 2016.

4. Meninjau ulang kesesuaian antara Pasal 4 ayat (1) Peraturan Rektor Nomor 10 Tahun 2016 dengan SK Rektor Nomor 149/UN7.P/HK/2020 mengenai penggolongan UKT.

5. Menunda dan meninjau kembali kenaikan UKT bagi mahasiswa pada tahun 2020 dengan menimbang kondisi Indonesia saat ini yang sedang menghadapi wabah Covid-19.

6. Merekomendasikan kepada MWA untuk mencabut SK Rektor Nomor 149/UN7.P/HK/2020 dikarenakan materi muatannya tidak sesuai dengan Peraturan Rektor Nomor 10 Tahun 2016.

Cuitan itu banyak menuai komentar warganet. Sebagian memberikan dukungan atas protes tersebut. Namun, ada juga yang menyesalkan karena bisa merusak citra kampus.

"Gegara SK Rektor Undip Nomor 149/UN7.P/HK/2020 menetapkan kenaikan UKT jadi rame nih #UndipKokJahatSih. Tp emang bener gamasuk akal, mahasiswa kuliahnya udah online, gapake fasilitas, bayar kuota pulsa pribadi,eh uktnya ikut naik lagi. Dikira semua orang penghasilannya 80 jt apa?," kata pemilik akun @Zahrudy.

"Emang kalo ayah saya dosen swasta,jangan dipikir gajinya GEDE,ayah saya BUKAN SULTAN,bedain sama dosen negri atuhPleading facePleading facePleading face jangan berpacu sama jenis pekerjaan, dilihat dong pengeluaran untuk kebutuhan sehari"Pleading facePleading face #UndipKokJahatSih," ujar pemilik akun @mayoyeah_.

"Kampusku bayarannya gak pernah murah, naik turun sama aja segitu semangat mahasiswa undip, bayarannya kaya univ swasta uwuw #UndipKokJahatSih," ujar @silviaanandaaa.

"Suka atau tidak, itu yang sedang terjadi, mas. Mau pakai/ tidak pakai tagar undip jahat, image universitas undip tetap akan terlihat jelek jika kebijakan dan keputusan yang diambil tidak berbobot," kata @soerjabrata.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: