Usai Bor Sumur, Warga Grobogan Kaget Muncul Semburan Air Bercampur Pasir

Rustaman Nusantara ยท Minggu, 13 September 2020 - 13:37 WIB
Usai Bor Sumur, Warga Grobogan Kaget Muncul Semburan Air Bercampur Pasir
Semburan air bercampur pasir dan belerang di Desa Manggarmas, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (13/9/2020). (iNews.id/Rustaman)

GROBOGAN, iNews.id - Setelah muncul semburan gas, warga Desa Manggarmas, Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dikagetkan dengan semburan air bercampur pasir dan gas belerang. Air tersebut mulai menggenangi rumah warga.

Informasi yang diperoleh iNews.id, semburan air bercampur pasir dan gas belerang ini muncul pada Sabtu (12/9/2020) malam. Semburan air tersebut muncul dari setelah dilakukan pengeboran sumur di sebuah tanah yang disewa swalayan.

Suara gemuruh dari dalam sumur terdengar cukup keras. Ketinggian air dalam sumur yang semula sekitar 25 meter terus meningkat menjadi 30 meter.

Warga berharap agar pihak swalayan yang menyewa tanah tersebut segera melapor ke kepolisian dan melakukan penutupan semburan air. Warga yang penasaran pun rela datang ke lokasi untuk mengetahui secara langsung. Mereka khawatir jika sewaktu-waktu semburan akan berubah menjaddi semburan lumpur dan gas belerang yang cukup tinggi.

Sementara itu pemilik tanah yang disewa swalayan, Aziz Muslim mengaku tidak diberitahu oleh pihak swalayan yang menyewa tanahnya untuk melakukan pengeboran sumur.

"Saya tidak diberitahu," tuturnya, Minggu (13/9/2020).

Menurut Suwoto, warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi sumur, semburan air bercampur pasir dan belerang tersebut mulai merendam sawah warga. Pada Minggu pagi ketinggian air makin bertambah dan jika tidak segera diatasi, seluruh tanaman bisa mati akibat terendam air bercampur belerang dan pasir.

Air yang menyembur dari sumur itu kini mulai merendam sejumlah rumah warga. Beberapa warga ada yang menjebol pondasi bangunan yang baru selesai dibuat. Warga mengaku panik jika tidak sebera dijebol, air akan terus menggenang dan merendam rumah di sekitar semburan.


Editor : Reza Yunanto