get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Kecelakaan Truk Terguling di Flyover Jatingaleh Semarang, Sopir Diduga Ugal-ugalan

Usut Kasus Penembakan Istri Anggota TNI, Tim Gabungan Kembali Gelar Olah TKP

Kamis, 21 Juli 2022 - 10:36:00 WIB
Usut Kasus Penembakan Istri Anggota TNI, Tim Gabungan Kembali Gelar Olah TKP
Petugas gabungan saat melakukan olah TKP kasus penembakan istri anggota TNI di jalan Cemara 3 Pandangsari Banyumanik Semarang, Kamis (21/7/2022) pagi. (Kristadi)

SEMARANG, iNews.idTim gabungan TNI dan Polri kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban penembakan istri anggota TNI, Jalan Cemara 3 Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (21/7/2022). Olah TKP berdasarkan  keterangan saksi dan hasil analisis CCTV.

Olah TKP dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dan Dandim 0733 BS Semarang Letkol Havana.

Dalam olah TKP yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini  melibatkan tim Inafis dan petugas Denpom 4 Semarang. Pelaksanaan olah TKP mendapat penjagaan ketat dari Polisi Militer (PM)

“Olah TKP di tiga titik yang ditandai di jalan atau tepat di depan rumah korban dan satu titik ke empat berada di halaman rumah,” kata Kapolrestabes.

Diberitakan sebelumnya, perempuan berinisial R (34), istri anggota TNI, ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang pada Senin (18/7).

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan bahwa korban mengalami luka di bagian perut akibat tembakan tersebut."Dua tembakan, satu bersarang di perut korban," katanya.

Polisi sendiri telah mengungkap ciri-ciri dan peran empat pelaku penembakan R. Dia mengatakan empat pelaku menggunakan dua sepeda motor, masing-masing Kawasaki Ninja dan Honda Beat Street tanpa nomor polisi.

Adapun ciri-ciri keempat pelaku yang terekam dalam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian diketahui masing-masing untuk pelaku yang berperan sebagai eksekutor penembakan menggunakan helm yang biasa digunakan untuk motocross, bersepatu warna hitam merah, serta menggunakan senjata api yang diduga pistol.

Adapun dua pelaku lain yang mengendarai Honda Beat bertugas sebagai pengawas saat eksekusi penembakan. "Salah seorang pelaku diketahui berambut panjang," katanya.

Dari rekaman CCTV, kata dia, para pelaku yang diduga merupakan warga sipil tersebut selalu berkomunikasi dengan seseorang melalui telepon sebelum beraksi.

Editor: Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut