Wali Kota Solo Revisi Surat Edaran, Anak di Bawah 15 Tahun Dilarang ke Mal

Agregasi Solopos ยท Jumat, 26 Juni 2020 - 13:33 WIB
Wali Kota Solo Revisi Surat Edaran, Anak di Bawah 15 Tahun Dilarang ke Mal
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memakai masker brengos, Selasa (9/6/2020). (Foto: Solopos/Mariyana Ricky P.D.)

SOLO, iNews.id - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, kembali melakukan pembatasan aturan bagi anak untuk bepergian ke tempat publik. Aturan itu melarang anak di bawah usia 15 tahun bepergian dan mengunjungi mal atau pusat perbelanjaan, tempat hiburan, objek wisata, pusat kuliner dan tempat bermain di Kota Solo.

Sebelumnya, pada Senin (22/6/2020), Pemkot Solo mengizinkan anak di atas usia lima tahun mengunjungi mal dan tempat-tempat lainnya. Namun Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo, mengatakan SE No.067/1165 tentang Perubahan Atas Pedoman Teknis Pelaksanaan Penanganan Covid-19 di Kota Solo akan mengalami revisi per Senin (29/6/2020), meski SE tersebut berlaku hingga 7 Juli 2020.

Revisi SE tersebut dilakukan menyusul kasus Covid-19 pada anak usia 12 tahun di Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari. Diharapkan revisi ini bisa ditaati orang tua di Solo.

“Ini sebagai peringatan buat orang tua kalau penyakit ini memang berbahaya, harus jadi perhatian serius. Pelonggaran yang kami lakukan atas desakan orang tua, ternyata baru beberapa hari dilonggarkan, sudah ada kasus,” katanya, Jumat (26/6/2020).

Rudy mengaku akan lebih memperketat aturan pembatasan untuk anak bepergian. Termasuk, kembali menggelar razia yang melibatkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian. Dia mengaku prihatin dengan temuan itu, mengingat anak kecil menjadi prioritas utama saat penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 13 Maret lalu.

“Kami menutup sekolah untuk melindungi anak-anak. Kami minta orang tua mengingatkan anak mereka selalu pakai masker saat harus keluar rumah. Usia anak-anak kan susah diingatkan, masih jawil-jawilan, rangkulan, salaman. Seharusnya menjadi peringatan betul,” ucap Rudy.

Disinggung soal perkembangan kasus Covid-19 di Solo secara menyeluruh, Rudy menyebut sempat mengalami masa stabil selama hampir dua pekan. Kemudian, kasus kembali pecah dengan penambahan seorang demi seorang per harinya bahkan ada yang masih tergolong anak.

“Gotong royong mengingatkan untuk pakai masker, tidak berkumpul, dan sebagainya harus terus digiatkan. Jangan sampai ada anak lagi yang tertular,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "SE Direvisi, Anak Di Bawah 15 Tahun Di Solo Dilarang Ke Mal"


Editor : Nani Suherni