Penampakan puncak Gunung Slamet. (IG @slametmountain)

TEGAL, iNews.id Jalur pendakian Gunung Slamet tercepat menarik diketahui bagi para pendaki khususnya pemula. Gunung tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu menjadi magnet bagi para pecinta alam. 

Selain jalur utama yang sudah dikenal, kini terdapat beberapa jalur pendakian alternatif yang bisa dipilih pendaki sesuai tingkat kesulitan dan pengalaman. Gunung Slamet dikeliling lima kabupaten di Jawa Tengah, yakni Banyumas di sisi selatan, Purbalingga di sisi timur, dan Pemalang, Tegal serta Brebes di sisi utara.

Jalur pendakian alternatif yang jarang dieksplorasi menjadi pilihan ideal bagi pendaki berpengalaman maupun pemula yang ingin menghindari antrean panjang di jalur utama seperti Bambangan dan Guci. Nah, berikut ini ulasan lengkap jalur pendakian alternatif ke Gunung Slamet yang cocok bagi pendaki pemula.

5 Jalur Pendakian Gunung Slamet Tercepat

1. Jalur Bambangan (Purbalingga)

Jalur Bambangan yang berada di Kabupaten Purbalingga masih menjadi favorit para pendaki, termasuk pemula. Akses menuju basecamp terbilang mudah, dengan fasilitas parkir, warung, hingga pos registrasi yang tertata. Jalur ini memiliki rute yang relatif aman dan landai, meski tetap menantang dengan trek berbatu dan licin saat hujan.

Sejumlah pendaki Gunung Slamet saat mendaki melalui Jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga. (Foto: Dok/Ant).

2. Jalur Gunung Malang (Pemalang)

Bagi pendaki yang ingin suasana lebih sepi, jalur Gunung Malang di Kabupaten Pemalang menjadi pilihan. Jalur ini menyajikan pemandangan hutan tropis dan sumber air yang cukup melimpah di beberapa titik. Meski jarak tempuh lebih panjang dibanding Bambangan, jalur ini relatif menanjak secara konsisten sehingga cocok untuk pendaki dengan stamina lebih.

3. Jalur Dipajaya (Pemalang)

Alternatif lainnya adalah jalur Dipajaya yang berada di wilayah Ddesa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Jalur Dipajaya, Pemalang, salah satu rute tercepat menuju puncak Gunung Slamet. (Foto: iNews)

Jalur ini dikenal cukup menantang dengan trek curam dan jalur hutan lebat, namun menawarkan pengalaman berbeda bagi pendaki berpengalaman. Pendaki akan disuguhi panorama indah lereng Slamet serta hamparan kebun warga sebelum memasuki hutan.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network