Korban penembakan saat berada di Rumah Sakit Kabupaten Kendal. (Foto: Istimewa)
Tim iNews.id

TEGAL, iNews.id – Permasalahan keluarga berujung maut terjadi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Casbari (40), warga RT 22 RW 05 Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal tewas ditembak Dirto (38), adik kandungnya.

Berikut fakta-fakta penembakan adik terhadap kakak kandungnya hingga tewas : 

1. Korban Duda Beranak Satu
Korban penembakan Casbari yang merupakan duda beranak satu yang sehari-hari berjualan nasi goreng di Jakarta. Sedangkan sang adik, Dirto yang berprofesi sebagai penjual ketoprak keliling di wilayah Bogor.

2. Korban Lari ke Rumah Tetangga Minta Bantuan
Rismono, tetangga korban mengungkapkan, kalau korban mendatangi rumahnya pada Selasa (30/8/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu kondisi korban sudah bersimbah darah di bagian kepala.

"Korban saat itu lari dari rumahnya menuju rumah saya dengan kondisi kepala yang terluka dan berlumuran darah, saat saya bertanya kenapa, korban menjawab kalau dirinya baru saja ditembak oleh adiknya sendiri," katanya, Rabu (31/8/2022).

3. Korban Dilarikan ke Klinik
Melihat kondisi korban yang bersimbah darah, kata dia, dirinya dan ketua RT setempat langsung berinisiatif untuk membawa korban ke klinik Aisyah yang ada di Desa Pagiyanten. 

4. Kondisi Korban Parah Keluarkan Banyak Darah
Kondisi korban yang sudah parah karena mengeluarkan banyak darah, akhirnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Singkil. "Namun sayang, nyawa korban tidak bisa ditolong dan menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.00 WIB," kata Rismono.

5. Keluarga Belum Bisa Pastikan Motif Penembakan
Sepupu korban, Sakup mengatakan, kalau keberadaan korban  di Kabupaten Tegal ini dalam rangka memulai usaha baru. Dia juga belum bisa memastikan ada motif apa kalau adik kandungnya tega menembak kakaknya sendiri hingga tewas.

"Rumah di Pedeslohor adalah rumah kedua orang tua korban. Sementara kedua orang tua korban menetap di Jakarta. Korban sudah tiga hari ini berada di Pedeslohor untuk memulai usaha barunya," ujarnya.

6. Korban Sempat Menyebutkan Nama Pelaku
Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Vonny Farizky mengatakan kalau ada beberapa saksi yang mendengarkan adannya suara letupan senjata, tidak lama dari suara itu korban keluar rumah dengan memegang kepala yang terluka akibat tembakan.

"Korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, korban juga sempat menyebutkan nama," ujar Vonny.

7. Korban Luka di Bagian Belakang Kepala

Korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Ada luka tembakan, namun polisi masih mendalami amunisi dan jenis senjata yang digunakan pelaku.

8. Pelaku Ditangkap di Masjid
Pelaku berhasil ditangkap polisi di salah satu masjid di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Pelaku langsung digelandang ke Mapolres Tegal.

"Sudah ditangkap Alhamdulilah. Dia ditangkap saat berada di masjid di Bumiayu. Dia melarikan diri dan ditangkap di Bumiayu," kata Vonny. Polisi saat ini akan fokus dalam pemeriksaan pelaku dan juga saksi.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT