Pasangan pengantin yang mengikuti nikah massal di sebuah hotel di Kota Semarang. Foto: iNews/Donny Marendra.
Donny Marendra

SEMARANG, iNews.id – Delapan pasangan pengantin dari kalangan warga kurang mampu mengikuti nikah massal di Semarang. Cukup membayar biaya pendaftaran Rp2.000, mereka bisa melangsungkan pernikahan di hotel. 

Suasana gembira terpancar dari wajah delapan pasangan pengantin saat akad nikah di sebuah hotel di Kota Semarang. Mereka adalah pasangan yang memanfaatkan kegiatan nikah massal yang diadakan perkumpulan widding organizer di Kota Semarang. 

Pasangan pengantin ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan sejumlah kantor urusan agama (KUA) di Kota Semarang. Selain kelangkapan surat menyurat, persyaratan lain adalah peserta nikah massal berasal dari warga yang kurang mampu. 

“Kami senang bisa mengikuti nikah massal ini. Selain suasana yang meriah, nikah massal gratis ini juga meringankan beban biaya pernikahan,” kata salah satu peserta nikah massal, Zaenuri didampingi pasangannya Puji Lestari. 

Ketua Semarang Widding Community, Mudo Widarmoko mengatakan, kegiatan ini bagian dari aksi sosial untuk membantu masyarakat kurang mampu. 

Pasangan pengantin yang hanya mampu melakukan akad nikah di KUA, diboyong untuk bisa menikah di hotel dengan biaya pendaftaran Rp2.000.  

Acara nikah massal seperti ini merupakan acara tahunan. Pihak penyelanggara ke depan akan mengadakan acara dengan peserta yang lebih banyak. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA TERKAIT