Kuasa hukum DA dan DB Mohammad Sofyan saat memberikan keterangan pers di Pengadilan Negeri Salatiga, Jumat (17/12/2021). Foto/Angga Rosa
Angga Rosa

SALATIGA, iNews.id - Pengadilan Negeri Kota Salatiga menggelar sidang perkara Nomor 102/ Pdt.G/ 2021/PN. Slt dengan agenda mediasi, Jumat (17/12/2021). Hasilnya, penggugat DA (23) dan DB (21) warga Salatiga serta pihak tergugat MR, ayah kandung penggugat maupun turut tergugat berinisial MO siap berdamai.

Mereka sepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan. Itu disampaikan kedua belah pihak melalui kuasa hukum masing-masing usai mediasi di Pengadilan Negeri Salatiga.

Kuasa hukum MR, Ignatius Suroso Kuncoro menyatakan, kliennya akan mengikuti proses dan menghormati hasil mediasi. Prinsipnya, sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.

"Kami sepakat menyelesaikan masalah ini, secara kekeluargaan. Klien kami juga siap membiayai sekolah anaknya hingga perguruan tinggi yang diminta asalkan benar-benar serius mau melanjutkan sekolah," katanya.

Menurut dia, kliennya selama ini juga sudah bertanggungjawab selayaknya orang tua terhadap anak. Bahkan, juga sudah memenuhi beberapa permintaan kedua anaknya. 

"Ada beberapa permintaan anak yang sudah dipenuhi Pak MR. Diantaranya sejumlah uang untuk modal usaha. Jadi apa yang disangkakan penggugat terhadap klien kami tidak benar," ujarnya.

MR pun mengamini yang sampaikan kuasa hukumnya. Dia mengaku sudah memenuhi kewajibannya selaku orang tua dan siap memenuhi yang menjadi permintaan anaknya.

 "Yang disangkakan tidak benar. Saya sudah memenuhi beberapa permintaan anak saya. Saya juga sudah memberikan harta gono gini berupa rumah, motor dan mobil. Sekarang jika mau sekolah lagi, saya siap membiayai. Mau sekolah dimana, saya daftarkan dan saya biayai," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum DA dan DB, Mohammad Sofyan menyatakan, kliennya sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.

 "Tadi dalam mediasi ada kesepakatan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Nanti kita akan berunding lagi untuk mencari solusi terbaik. Yang jelas, kami siap menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," ujarnya. 


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT