Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menyambangi warga di Kecamatan Ngaliyan, Minggu (25/9/2022). (Ist)
Dimas Yuli

SEMARANG, iNews.id - Tingginya angka harapan hidup menjadi salah satu indikator kesuksesan pembangunan Kota Semarang hari ini. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat angka harapan hidup di Kota Semarang pada tahun 2021 telah mencapai 77,51 tahun. 

Adapun angka tersebut jauh di atas rata - rata angka harapan hidup masyarakat kota besar di Indonesia yang sekitar 74 tahun, di antaranya Kota Surabaya dengan 74,18 tahun, Kota Bandung dengan 74,46 tahun, juga Jakarta dengan 74,91 tahun.

Wali Kota Hendrar Prihadi mengatakan tingginya angka harapan hidup di Kota Semarang merupakan sebuah capaian yang harus dijaga bersama. Untuk itu Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut pun berharap masyarakat dapat terus menjaga penerapan hidup sehat, serta menjaga lingkungan sekitar bisa tetap sehat untuk ditinggali. 

“Hal itu dikarenakan setiap hari bisa dimulai hari ini kita menerapkan pola hidup sehat,” katanya saat menyambangi warga di Kecamatan Ngaliyan, Minggu (25/9/2022).

Dia menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal penting pada jaman sekarang. Menurutnya, dengan hidup sehat, masyarakat bisa melakukan apa saja, seperti melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

“Dalam berbagai survei dikatakan bahwa orang yang ingin umurnya panjang harus menjalankan pola hidup sehat dan berolahraga. Olahraga dan kesehatan juga merupakan tuntutan di jaman sekarang,” ujar Hendi. 

“Maka seluruh masyarakat yang hari ini dalam kondisi sehat, syukuri dan berbuat baik pada lingkungan serta bermanfaat untuk sesama. Mari kita bersama-sama membuat masyarakat semakin hebat,” ujarnya. 

Selain menjaga hidup sehat dengan berolah raga, Hendi juga meminta masyarakat untuk tetap menjalin komunikasi. Silaturahmi menurut Hendi tetap perlu untuk dilakukan sebagai pendekatan komunikatif di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi di jaman sekarang ini.

“Selain dengan berolah raga bisa ditambah juga dengan berkomunikasi, silaturahmi dalam berbagai bentuk apapun. Maka jaga makan, olah raga sehingga Bismillah akan menjadi orang yang sehat dan panjang umur,” katanya.

Di sisi lain, Hendi juga terus mengupayakan untuk meningkatkan perekonomian warga dengan menggelar bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gerai Kopimi termasuk di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.

Menurutnya, dengan dilaksanakannya bazar UMKM selain untuk menggerakkan roda ekonomi rakyat juga untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan masyarakat dengan berolah raga.


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT