Rofiq, salah satu sopir truk kontainer mengaku harus tidur di SPBU sambil menunggu air surut. Dia menuturkan, keterlambatan pengiriman semen ke konsumen menjadi kerugian yang tak terhindarkan.
"Sudah dari semalam belum bisa jalan karena kondisi tertutup air agak naik jadi tidak bisa lewat," ucap Rofiq, sopir truk.
Sementara itu, warga bersama petugas memasang papan imbauan pengalihan arus di beberapa desa di Kecamatan Godong. Rizal Aziz Sahputra, warga Kebonagung, mengatakan langkah ini dilakukan untuk membantu pengendara melanjutkan perjalanan dengan aman.
Hingga kini, kondisi tanggul masih menganga dan arus lalu lintas dari arah Grobogan menuju Semarang terputus total. Situasi diperkirakan akan kembali normal setelah banjir surut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait