DEMAK, iNews.id – Sejumlah warga menutup akses jalan proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak. Aksi protes itu dilakukan lantaran warga belum menerima ganti untung dan tanah tersebut masih dalam sengketa hukum di tingkat kasasi.
Aksi tersebut dilakukan oleh Muklis bin Harsono bersama rekannya dengan memasang spanduk di tiga titik objek tanah yang dijadikan proyek jalan tol Semarang-Demak wilayah Desa Sidogemah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Sedangkan satu spanduk lainnya dipasang menutup setengah bagian jalan sebagai akses keluar-masuk proyek tersebut.
Pemasangan spanduk dalam lokasi proyek ini dilakukan oleh Muklis sebagai bentuk protes memperjuangkan tanah haknya atas empat objek tanah warisan orang tuanya yang kini masih dalam proses kasasi.
Karena tanah tersebut masih dalam sengketa, dia menuntut pihak pelaksana proyek tol tidak menggunakan tanah tersebut.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait