Kasus pencucian uang yang melibatkan mantan pegawai BTPN terhadap Kasda Pemkot Semarang, berkasnya akan dilimpahkan usai lebaran. (ist)
Antara

SEMARANG, iNews.id – Polres Kota Semarang akan melimpahkan berkas pembobol kas daerah Pemkot Semarang senilai Rp26,7 Miliar usai lebaran. Berkas penyidikan perkara telah lengkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengatakan, pemberkasan terpidana 12 tahun tersebut berjalan dengan lancar. Dari terpidana polisi juga telah mengamankan aset senilai Rp17 miliar.

“Aset berupa uang tunai, sertifikat tanah, dan bangunan dalam proses pencucian uang telah diamankan,” katanya, Kamis (27/4/2022).

Aset dari mantan pegawai Bank Tabungan Pensiunan Nasional Diah Ayu Kusumaningrum yang disita meliputi sebuah apartemen di Jakarta Utara, tiga sertifikat tanah dan bangunan masing-masing di Jakarta Selatan, Kota Semarang, dan Kabupaten Bantul (DIY). Serta uang pembayaran angsuran apartemen senilai Rp1,5 miliar.


"Dari kerugian negara sekitar Rp21,5 miliar, sekitar Rp17 miliar di antaranya telah dipulihkan dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang,” terangnya.

Seperti diketahui, Mantan pegawai Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Diah Ayu Kusumaningrum dijatuhi hukuman 12 tahun dalam kasus pembobolan dana Kas Daerah Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, senilai senilai Rp26,7 miliar.

Diah Ayu merupakan personal banker BTPN yang bertugas untuk mengurusi simpanan dana yang bersumber dari pajak dan retribusi.(*)


Editor : Febrian Putra

BERITA TERKAIT