"Harapannya begitu (tidak turun hujan), tapi kita kembali lihat update data nanti, sebab perubahan cuaca sangat dinamis saat ini," katanya.
Terkait dengan kondisi gelombang laut selatan Jawa Barat hingga Yogyakarta, Teguh mengatakan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi meskipun tidak setinggi beberapa pekan sebelumnya yang sempat mencapai kisaran 4-6 meter atau masuk kategori sangat tinggi.
Oleh karena itu, pihaknya kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Jabar, perairan selatan Jateng, perairan selatan Yogyakarta, Samudera Hindia selatan Jabar, Samudera Hindia selatan Jateng, dan Samudera Hindia selatan DIY yang berlaku hingga Sabtu (27/8/2022).
"Tinggi gelombang di perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudera Hindia selatan Jabar-DIY berpotensi mencapai kisaran 2,5-4 meter dan masuk kategori tinggi," katanya.
Menurut dia, peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan yang dominan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5-25 knot.
Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait