Keluarga bertekad membesarkan anak yang tengah dikandung Siti dengan penuh kasih, agar kelak tumbuh menjadi anak yang membanggakan seperti sang ayah. “Kami akan mendidiknya jadi anak yang kuat dan berbakti seperti ayahnya yang gugur saat menjalankan tugas negara,” katanya.
Praka Marinir Zaenal Muttaqin meninggal dunia akibat cedera serius dalam latihan Rubber Duck Operation di Teluk Jakarta, Jumat (4/10/2025). Saat latihan, parasut almarhum sebenarnya sempat terbuka sempurna, namun ia terjatuh ke perairan dan mengalami benturan keras yang berujung fatal.
Setelah dua hari menjalani perawatan intensif di RSPAD Jakarta, nyawanya tak tertolong. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi rekan sesama prajurit, keluarga, dan masyarakat.
“Beliau meninggal dalam tugas, membela negara. Semoga Allah menempatkannya di tempat terbaik,” ucap salah satu perwira Marinir di sela pemakaman.
Kini, doa dan kenangan menjadi penguat bagi keluarga. Siti Mardiyah berusaha tegar, menyimpan pesan terakhir suaminya sebagai semangat hidup.
“Saya akan kuat, Mas. Demi anak kita dan demi melanjutkan cita-citamu,” katanya pelan, menatap foto suami berseragam kebanggaan Korps Marinir.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait