Bupati Blora H Arief Rohman memberikan arahan kepada seluruh direktur rumah sakit se-Kabupaten Blora. (iNews/Heri Purnomo)

Hal ini perlu dilakukan, karena menurut dia, hanya kepada rumah sakit yang ada di Kabupaten Blora lah masyarakat meminta pertolongan agar bisa sembuh.

“Mau kemana lagi kalau semuanya penuh? Tidak mungkin ke rumah sakit wilayah lain karena disana juga digunakan untuk pasiennya sendiri. Oleh karena itu kita harus mengoptimalkan potensi yang ada. Termasuk SDM atau tenaga nakes-nya. Coba dibuka saja lowongan tenaga medis Covid-19,” ujarnya.

Dia juga meminta masing-masing RS bisa menyediakan nomor call center untuk diumumkan kepada masyarakat. Sehingga jika ada yang membutuhkan bisa langsung dihubungi tentang ketersediaan kamar.

“Tolong nanti dibuat daftar call center masing-masing rumah sakitnya juga. Insyaallah ini menjadi amal ibadah bapak ibu semuanya dalam melayani masyarakat kita yang sedang sakit,” kata Arief.

Berdasarkan monitoring data Dinas Kesehatan, per hari ini Jumat (18/6/2021), kasus Covid-19 mencapai 8.134 (ada penambahan 78 kasus baru dalam satu hari), 7086 di antaranya sudah sembuh, 568 isolasi mandiri, 57 dirawat di rumah sakit dan 423 meninggal dunia.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network