Usaha pembuatan roti di Kabupaten Blora yang terdampak kenaikan harga telur ayam. Foto: iNews/Heri Purnomo.
Heri Purnomo

BLORA, iNews.id - Harga telur ayam di Kabupaten Blora terus mengalami kenaikan. Pengusaha roti kebingungan karena keuntungan yang didapat semakin mepet mengingat harga roti tetap. 

Salah satu pengusaha roti di Blora, Asep mengaku bingung dengan naiknya harga telur di pasaran. Usahanya yang dirintis lima tahun lalu di Desa Sendangmulyo, Kecamatan Ngawen mulai ramai pelanggan. 

Namun sejak naiknya harga telur, dirinya bingung karena tidak berani menaikan harga roti. Ia takut pelanggannya lari. 

“Padahal tak hanya telur yang naik, tapi bahan roti yang lain juga naik,” kata Asep, Sabtu (27/8/2022). 

Harga telur yang semula Rp18.000 per kilogram naik menjadi Rp32.000 per kilogram. Sedangkan harga tepung yang sebelumnya Rp130.000, sekarang naik menjadi Rp250.000 per 50 kilogram. 

Ia mengaku keuntungannya semakin mepet. Semula dalam sehari bisa untung Rp2 juta. Namun saat ini hanya Rp1 juta belum dipotong biaya operasional. 

Ia berharap pemerintah bisa menstabilkan harga agar usahanya bisa kembali normal seperti semula. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA TERKAIT