"Pemberian THR ini adalah bentuk syukur dan upaya desa untuk berbagi dengan masyarakat di momen Hari Raya Idulfitri. Karena pendapatan dari pengelolaan Umbul Pelem meningkat, maka manfaatnya kita kembalikan lagi ke warga," kata Iwan Sulistya.
Pembagian THR ini bukan pertama kalinya dilakukan oleh Pemdes Wunut. Namun, nominal yang diberikan terus mengalami penyesuaian. Jika pada tahun sebelumnya warga menerima Rp200.000, tahun ini jumlahnya naik menjadi Rp250.000 per kepala.
Langkah inovatif Desa Wunut ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran, sekaligus menjadi percontohan bagi desa lain dalam mengelola potensi wisata untuk kesejahteraan masyarakat.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait