Pemkab Banyumas menyiapkan anggaran sekitar Rp14 miliar untuk menopang operasional Trans Banyumas hingga akhir 2026. Anggaran tersebut diharapkan dapat memastikan layanan tetap berjalan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada penumpang.
Sadewo sebelumnya menargetkan Trans Banyumas kembali melayani penumpang pada 17 September 2026. Setelah beroperasi kembali, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap layanan agar transportasi massal tersebut semakin nyaman dan dapat diandalkan.
“Anggaran sekitar Rp14 miliar ini kami siapkan agar layanan tetap berjalan hingga akhir tahun. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan supaya Trans Banyumas semakin nyaman, aman, dan tepat waktu,” katanya.
Dengan beroperasinya kembali Trans Banyumas, warga Purwokerto dan wilayah sekitarnya dapat kembali menggunakan layanan tersebut untuk mendukung mobilitas sehari-hari, termasuk bagi pelajar dan masyarakat yang bepergian untuk bekerja.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait