Sejumlah ibu rumah tangga saat melapor ke Polrestabes Semarang terkait kasus dugaan penipuan arisan bodong oleh seorang selebgram, Senin (6/3/2023).

SEMARANG, iNews.id - Sejumlah ibu rumah tangga di Kota Semarang melaporkan seorang selebgram ke polisi terkait dugaan penipuan investasi dan arisan bodong. Korban diperkirakan mencapai 50 orang dengan total kerugian mencapai Rp3 miliar. 

Ibu-ibu peserta investasi dan arisan mendatangi SPKT Polrestabes Semarang untuk melaporkan YO (35) selebgram warga Desa Bujel, Mojoroto, Kabupaten Kediri, Jawa Tmur (Jatim).  

YO merupakan bandar arisan yang sudah berjalan sejak enam tahun lalu. Pada awalnya, arisan berjalan lancar. Namun pada November 2022 mendadak macet. 

Puluhan peserta investasi dan arisan mencoba mencari keberadaan YO di rumah Kediri maupun di Kota Semarang, namun tidak berhasil menemukan. Bahkan nomor telepon dan akun media sosialnya sudah hilang dan tidak ditemukan lagi. 

Terdapat sekitar 50 peserta yang diduga menjadi korban investasi dan arisan bodong dengan total kerugian sekitar tiga miliar rupiah. Sedangkan modus yang digunakan untuk member investasi, menjanjikan keuntungan 20 persen dan opsi peserta arisan sebesar Rp20 juta cukup membayar Rp17 juta. 

Dari kedua skema investasi dan arisan yang dikelola YO sejak 2017 lalu, awalnya berjalan lancar. YO selalu tepat membayar uang sesuai kesepakatan. 

“Namun pada November 2022 lalu, dia (YO) tidak menepati janji dan menghilang,” kata NF, salah satu perempuan yang melapor, Senin (6/3/2023). 

Sejumlah peserta tertarik mengikuti investasi dan arisan yang dikelola YO karena menguntungkan. Dalam satu bulan, uang yang ditanamkan bisa untung sekitar 20 persen. 

Saat ini, aparat Polrestabes Semarang masih menyelidiki kasus tersebut dengan meminta keterangan para pelapor. 


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network