Tersangka MIF saat menjalani rekonstruksi kasus pembakaran seorang santri ponpes di Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Foto: Musyafa Musa.
Antara

REMBANG, iNews.idPolres Rembang masih menunggu keterangan santri salah satu pondok pesantren (ponpes) di Sarang yang menjadi korban pembakaran seorang santri lainnya. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Surabaya.

"Berkas kasus pembakaran santri memang belum dilimpahkan karena masih menunggu keterangan dari korban. Sampai sekarang masih dirawat di ruang ICU (intensive care unit)," kata Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Heri Dwi Utomo, Senin (3/10/2022). 

Ia mengungkapkan, keterangan korban untuk melakukan pengecekan terhadap keterangan pelaku apakah ada sinkronisasi atau tidak. Dalam hal ini, korban belum bisa dimintai keterangannya karena menunggu kesehatannya pulih.

Penyebab pelaku berinisial MIF (20), santri asal Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, melakukan pembakaran terhadap korbannya berinisial AM (21) santri asal Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, diduga karena permasalahan yang berantai. Peristiwa terjadi pertengahan Agustus 2022

Kejadian di salah satu ponpes di Kecamatan Sarang, Rembang, berawal pada akhir pekan sebelum kejadian, pelaku yang merupakan keamanan pondok melakukan patroli meminta ponsel santri di setiap kamar.

Akan tetapi, ponsel korban seharusnya dikumpulkan pada pukul 18.00 WIB ternyata diminta pelaku lebih cepat.

Hal itu menimbulkan kesalahpahaman, sehingga pelaku mendapat perundungan yang mengakibatkan terpancing emosinya.

Hari berikutnya, kata AKP Heri Dwi Utomo, pelaku mendapati lemari pakaiannya terdapat puntung rokok, sehingga menyulut emosi dan menyangka yang melakukannya adalah korban.

Akhirnya, pelaku melakukan aksi nekatnya membakar korban yang tengah tidur bersama temannya dengan menyiramkan pertalite ke badan korban, kemudian menyulut dengan korek api.

Atas perbuatannya itu, pelaku diancam Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA TERKAIT