Bupati Blora Arief Rohman. Foto: iNews/Heri Purnomo.

BLORA, iNews.id - Bupati Blora Arief Rohman memerintahkan tim komisi pengawasan pupuk dan pestisida (KP3) tingkat kecamatan untuk turun ke lapangan. Hal ini menyusul adanya indikasi kios tidak resmi turut menjual pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET). 

"Termasuk kios, ini nanti akan kami minta KP3 tingkat kecamatan. Pak camat, danramil, dan kapolsek untuk mengawasi soal ini, termasuk adanya indikasi masuknya pupuk dari luar Blora juga menjadi perhatian,” kata Arief Rohman, Kamis (17/2/2022).

Bupati akan terus inspeksi ke bawah agar para distributor bisa melakukan distribusi sesuai ketentuan, serta para pengecer menjual secara HET. 

"Kami terus pantau di lapangan dengan jajaran kodim, babinsa. Pupuk ini terkait dengan hajat hidup orang banyak, agar pertanian ini tidak ada lonjakan harga. Kalau ada akan kami sanksi tegas, kita akan evaluasi kios ini, distributor ini yang main di tingkat mana," ucapnya. 

Bupati juga akan minta pihak bank untuk menertibkan kartu yang masih kosong, segera diisi agar petani bisa mendapatkan jatah sesuai aturan yang ada.


Editor : Ary Wahyu Wibowo

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network