SEMARANG, iNews.id – Tikus, lalat, semut, kecoa, dan nyamuk kerap kali menjadi hewan yang menjengkelkan karena sering kali hadir menjadi tamu tak diundang. Tak heran, bila muncul profesi pemburu serangga di rumah sakit untuk menjamin kenyamanan pasien.
Pemuda itu bernama Azam Arif, pemuda 18 tahun yang melakoni pekerjaan sebagai pemburu serangga. Dengan setelan pakaian (wearpack) warna merah, dia menyusuri setiap sudut sebuah rumah sakit swasta di Kota Semarang Jawa Tengah.
Di tangan kanannya memegang senjata andalan berupa raket listrik untuk menangkap lalat dan nyamuk yang berseliweran. Dia juga dilengkapi alat penyemprot serangga yang digenggam erat tangan kiri. Masker dan topi menjadi atribut wajib ketika melaksanakan tugas.
Matanya nanar mengawasi setiap ruangan yang dicurigai sebagai sarang semut. Termasuk sudut-sudut ruang yang biasanya menjadi alur semut mencari makan. Dengan sigap tangannya langsung menyemprotkan cairan di tangannya ketiak melihat kecoa yang mendadak melintas.
Begitu pula saat lalat atau nyamuk tangannya secepat kilat melayang untuk menangkap menggunakan raket. Suara kemeretek disertai kilatan api muncul dari anyaman kawat raket. Bau gosong pun menyeruak, karena lalat atau nyamuk mati mengering.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait