Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa secara detail bangkai bus yang terjun ke sungai di obkek wisata Guci, Kabupaten Tegal, Selasa (9/5) sore. (Yunibar)

“Karena berdasarkan temuan tim di lapangan, tuas rem tangan dalam kondisi ditarik pengemudi bus. Pada saat di angkat roda juga terkunci dan bus meluncur melambat atau tertahan handbrake,” ujar Wildan.

Pemeriksaan di lokasi kejadian, posisi bus saat parkir berada di turunan dengan grade kemiringan 23-28 persen. Padahal kemampuan handbrake menahan beban kendaraan hanya dengan grade kemiringan 18 persen dan berat yang diperbolehkan.

“Selain itu kondisi tanah di lokasi merupakan tanah gembur sehingga ganjal roda mudah ambles,” kata Wildan.

KNKT masih memerlukan waktu untuk menyimpulkan hasil investigas karena memerlukan pengujian di laboratorium. Hingga Senin (8/5) sore, polisi belum menetapkan tersangka. Polisi baru memeriksa sejumlah saksi termasuk pengemudi bus dan kenek bus.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network