Mantan Pangkostrad itu juga menyampaikan Indonesia merupakan bangsa yang beruntung. Sebab, kerentanan perpecahan bangsa dapat dihindari lantaran memiliki Pancasila yang dijadikan sebagai pemersatu bangsa.
"Untungnya kita masih punya Pancasila, kita masih punya kebhinnekaan, kita masih punya persatuan dan kesatuan yang harus kita pegang teguh," ujarnya.
Oleh karenanya, dia enekankan agar jiwa nsionalme dan kecintaan kepada negara harus tumbuh dan berkembang. Tak hanya itu, masyarakat juga musti membangun sistem pertahanan rakyat semesta.
"Karena tidak hanya TNI, tetapi bela negara, wawasan kebangsaan, cinta tanah air adalah hak setiap warga negara. Termasuk sumber daya nasional lainnya dalam menghadapi setiap ancaman baik dari dalam maupun dari luar," kata jenderal bintang empat ini.
Di akhir orasinya, eks Pangdam Jaya itu berpesan, agar menghormati perbedaan suku, budaya, dan agama. Dia meminta seluruh elemen untuk membangun semangat bersatu serta menumbuhkan nasionalisme dan harga diri bangsa.
"Marilah kita bangun NKRI dengan penuh cinta tanah air dan rela berkorban fondasinya adalah NKRI, setiap persatuan dan kesatuan bangsa atapnya adalah kebhinnekaan," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
kepala staf angkatan darat ksad jenderal tni dudung abdurachman Jenderal Dudung pangkostrad media sosial dunia maya
Artikel Terkait