Menurutnya, para penambang dan sopir truk sudah terbiasa dengan kondisi lokasi pasar yang rawan banjir dan longsor. Meski demikian, mereka tetap waspada saat bekerja.
"Kalau terjadi hujan, penambangan berhenti. Saya sendiri juga tidak berani muat jika hujan lebat, sebab medan jalannya untuk naik dari lokasi licin dan tanjakannya terjal," katanya.
Pengemudi truk lainnya, Edy menuturkan, pada musim penghujan lokasi penambangan pasir yang berada di dekat aliran sungai rawan banjir. Sehingga harus waspada saat berada di lokasi tersebut.
"Ya kita harus berhati-hati saat terjadi hujan deras di lokasi. Waspada harus, sebab sewaktu-waktu bisa saja terjadi banjir atau tanah longsor. Yang jelas, jika hujan deras segera tinggalkan lokasi," ujarnya.
Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait