Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad terbakar di kawasan Marina Semarang, Jumat. (Antara)
Antara

SEMARANG, iNews.id - Sesosok mayat ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar belum bisa memastikan mayat yang terbakar adalah Iwan Budi Paulus, pegawai Bapenda Kota Semarang yang hilang sejak 2 pekan lalu.

Menurut Kapolrestabes di sela olah TKP, bersama dengan jasad tersebut ditemukan sepeda motor yang juga ludes terbakar.

Dia mengatakan bahwa sepeda motor merupakan kendaraan dinas milik PNS Pemerintah Kota Semarang yang dilaporkan hilang sejak 2 pekan lalu.

"Pada sepeda motor yang terbakar masih ditemukan nomor polisi kendaraan dinas H-9798-RA," katanya, Jumat (9/9/2022).

Menurutnya, sepeda motor itu diketahui sebagai kendaraan dinas yang digunakan oleh Iwan Budi Paulus, PNS Pemkot Semarang, yang dilaporkan hilang sejak 24 Agustus 2022.

Selain sepeda motor, di lokasi kejadian juga ditemukan komputer jinjing serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

Menurutnya, petugas juga menemukan papan nama atas nama Iwan Budi Paulus di lokasi. Jasad yang terbakar bersama dengan sepeda motor tersebut, kata dia, masih harus dipastikan apakah Iwan Budi Paulus atau bukan.

"Harus menunggu hasil laboratorium forensik dan tes DNA untuk memastikan jasad tersebut Iwan Budi atau bukan," katanya.

Sebelumnya, sesosok jasad yang ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang.

Penemuan tersebut bermula dari temuan sepeda motor yang terbakar oleh salah seorang petugas penjaga lahan milik PT Family itu.

Di dekat sepeda motor yang terbakar itu ternyata ditemukan sesosok mayat yang juga hangus terbakar. Adapun Iwan Budi Paulus yang diduga sebagai mayat yang terbakar itu merupakan PNS di Pemkot Semarang.

Iwan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Jateng terkait dugaan korupsi pengalihan aset.


D


Editor : Ahmad Antoni

BERITA TERKAIT