Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, patung ini akan menjadi salah satu landmark baru kota Semarang serta melengkapi kondisi estetika kota Semarang. Pemkot Semarang akan terus mengembangkan Kota Semarang untuk menjadi tempat yang menarik untuk berwisata.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar KAI yang sudah mewujudkan pembangunan patung bung karno di kota semarang,” ujar Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi ini.
Sebagai informasi, Polder Stasiun Semarang Tawang sendiri berfungsi sebagai pengendali muka air agar tidak terjadi banjir. Keberadaan patung tersebut di tengah-tengah polder juga mempercantik polder Stasiun Semarang Tawang, dan merupakan bagian dari penataan kawasan Stasiun Semarang Tawang.
Patung Ir. Soekarno tersebut memiliki tinggi 14 meter, namun jika dengan alas patung maka tingginya mencapai 18,5 m. Alas patung berbentuk segi 8 dan memiliki tinggi 4,5 meter. Hal tersebut merupakan simbolisasi bulan dan tahun kemerdekaan Republik Indonesia yaitu bulan Agustus tahun 1945.
Patung tersebut terbuat dari pelat tembaga dan kuningan yang dikerjakan oleh seniman asal Bali yang berdomisili di Bandung, Ketut Winata. Pengerjaan dilakukan selama selama 10 bulan dari 26 Juni 2020 hingga 19 April 2021.
Editor : Ahmad Antoni
soekarno megawati soekarnoputri kota semarang Patung Soekarno wali kota semarang protes hendrar prihadi Patung Bung Karno
Artikel Terkait