Penampakan Telaga Ranjeng yang memikiki habitat ribuan ikan yang berubah-ubah. Konon terdapat istana ghaib para penunggu telaga yang mitosnya masih dipercayai warga sekitar. (iNews/Yunibar)

Kepala Desa Pandansari Irwan Susanto menceritakan, kejadian aneh menimpa pada seorang pengunjung beberapa waktu lalu.

“Seorang pengunjung memegang ikan emas sambil berfoto selfi, seketika ikan emas tersebut terjatuh dari gendongan. Setelah pulang pengunjung tersebut bermimpi bertemu dengan ikam emas yang dipegang, hingga pada pagi harinya seluruh badan terasa sakit,” katanya, Minggu (19/9/2021).

Guna mencegah kejadian-kejadian aneh warga setempat menggelar upacara adat ratiban yakni mengumpulkan ratusan gunungan tumpeng untuk dimakan bersama. Ritual ini merupakan wujud rasa syukur kepada sang pencipta.

Pada masa silam telaga ranjeng kerap digunakan sebagai tempat pemandian para raja. Telaga Ranjeng ditemukan pada tahun 1924 pada zaman penjajahan Belanda terbukti dengan adanya sebuah sampan atau jukung yang berusia ratusan tahun dan terdampar di tepian telaga. 

Istana gaib di Telaga Ranjeng dipercaya warga merupakan tempat tinggal para dayang atau penghuni gaib. Selain terdapat ikan lele raksasa mitos penghuni lain di antaranya ratu maung atau harimau putih. Ratu Majeti yang berupa ular dan ratu sulung wanora yang berwujud kera putih.

Pada tahun 2019  juga terdapat kejadian aneh  saat seorang warga Kabupaten Banyumas yang hilang 12 tahun lalu ditemukan di Telaga Ranjeng dalam keadaan linglung dan tidak bisa berbicara.


Editor : Ahmad Antoni

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network