Hingga hari keenam, bantuan berupa logistik mulai masuk ke titik-titik pengungsian mandiri warga. Bantuan yang diterima meliputi paket sembako, makanan siap saji dan obat-obatan ringan.
Meskipun bantuan makanan telah tiba, warga kini mulai mengeluhkan munculnya penyakit kulit dan kutu air akibat terlalu lama bersentuhan dengan air banjir yang kotor.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengerahkan pompa penyedot air berskala besar untuk mempercepat penurunan debit air di pemukiman mereka.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait