Sebanyak 1.117 peserta penabuh rebana meramaikan pawai Kampung Kauman Alquran (KKQ) saat start di kawasan Simpang Lima Semarang. (iNews.id)

"Leprid memberikan apresiasi atas prestasi kepada Masjid Agung Semarang dengan nama rekor dunia penabuh rebana sambil berjalan dengan peserta terbanyak yakni 1.117 peserta," kata Direktur dan Ketua Umum Leprid Paulus Pangka.

Menurut dia, Kauman Kampung Quran Semarang selalu menyinergikan kegiatan keagamaan dengan kebudayaan. "Hari ini diperlihatkan kepada kita bagaimana mendirikan Kampung Kauman Quran yang selalu bersinergi antara keagamaan dan budaya yang telah diwariskan leluhur," ujarnya.

Pengasuh Ponpes Raudhatul Quran Semarang K.H Khammad Ma'sum Alhafidz merasa bangga atas prestasi yang diraih KKQ. Dia menyebutkan, pawai kali ini melibatkan 54 grup hadrah dengan 1.117 peserta. "Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa bagi kami," ujar Gus Khammad.

Dia menjelaskan, penyebutan Kampung Quran tak lepas dari aktivitas syiar agama yang telah berlangsung sejak dulu hingga sekarang. Selain itu, Kauman Semarang juga menjadi satu di antara tempat percetakan Alquran terbesar di Indonesia.

"Kampung Kauman sebagai tempat untuk masyarakat belajar Alquran, ada juga tafsir murotal, tempat santri menghafal Alquran dan ada percetakan Alquran juga di sini," ujarnya.


Editor : Ahmad Antoni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network